jump to navigation

Pecah Ban di KM 82 November 19, 2009

Posted by levamentum in Belajar.
Tags:
trackback

Sebenarnya ini cerita yang sudah terjadi pada tanggal 16 Juli 2009 dan sudah saya tulis di handphone namun belum dirampungkan ceritanya. Semoga dari kejadian ini bisa kita ambil hikmahnya, khususnya saya pribadi.

Awalnya pada saat dijemput subuh oleh pak asep saya sudah tidak yakin dengan kondisi mobil yang dipakai. Mobil sangat kotor dan sepertinya ban tidak terawat. Saya sempat komentar ke pak asep “pak mobilnya kotor sekali”, pak asep bilang “iya mas belum sempat dicuci sama yang punya dan ini juga mobil yang tersisa di rental”. Biasanya pak asep juga berkomentar tentang kondisi mobil pada saat dipakai. Dia bilang “ban mobil belakang yang sebelah kiri agak benjol mas, nanti saya ganti di km sesudah padalarang biar sekalian di cek tekanan anginnya”. Lalu saya bilang “kalau gitu jalannya jangan cepat dulu pak dan hati-hati juga”. Akhirnya setelah sampai di tempat pengecekan tekanan angin ban, pak asep mulai mengganti ban yang cacat tadi dengan ban serep yang ada. Setelah diganti dicek tekanan anginnya dan mobil siap berangkat. Mata saya sudah mulai berat karena ingin tidur namun saya perhatikan mulai dari tempat penggantian ban sepertinya kecepatan mobil hanya 100km/jam.

Pada saat memasuki km 82 tiba-tiba terdengar suara ledakan dan saya yang duduk di depan melihat pak asep berusaha untuk mengendalikan mobil dengan tenang. Alhamdulillah akhirnya mobil bisa ditepikan dengan baik dan tidak ada mobil lain dibelakang pada saat kejadian tersebut. Saya turun dari mobil dan mencari apa yang telah terjadi. Ternyata ban mobil yang telah diganti pecah!!!

Saya memperhatikan lebih dekat ban tersebut yang sangat kotor dan sepertinya tidak terawat dengan baik.

Saya langsung melaporkan kejadian ini ke kantor dan menghubungi istri saya. Saya dan tim tidak bisa berlama-lama karena ada agenda rapat dengan klien lalu kami memutuskan untuk menggunakan kendaraan lain dan meninggalkan pak asep sendirian yang kembali menggunakan ban cacat sebelumya. Banyak makna dari kejadian ini yang bisa diambil semoga bisa menjadi lebih baik.

Comments»

1. apiqquantum - November 19, 2009

Yang lalu…
Biarlah berlalu…
Hidup ini adalah
Perjuangan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: